PASAL XIII
HAL-HAL YANG MENDATANGKAN RIZKI DAN MENJAUHKAN DAN YANG
MEMPERPANJANG USIA SERTA YANG MEMOTONG
Saran Extern Untuk Belajar.
Kemudian dari pada itu,
sudah semestinya pelajar butuh makanan. Dengan demikian, perlulah mengetahui
hal-hal apa yang dapat mendatangkannya secara lebih banyak, mengetahui hal-hal
yang menyebabkan panjang usia dan badan sehat. Agar dengan begitu, bisa
mempertahankan konsentrasi belajarnya. Untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut,
telah banyak para ulama' yang menyusun kitabnya. Disini hanya akan kami
kemukakan dengan singkat saja.
Pendatang Rizki
Rasulullah saw bersabda
: 'Hanyalah do'a yang merubah taqdir, dan hanyalah kebaktian yang bisa menambah
usia. Dan sesungguhnya lantaran perbuatan dosanya, rizki seseorang menjadi
tertutup. Terutama berbuat dusta adalah mendatangkan kefakiran, sebagaimana
dalam hadist lain, secara khusus telah dikemukakan.
Demikian pula, tidur di
pagi hari dan banyak tidur, keduanya mengakibatkan kemelaratan harta. Dan juga
kemelaratan ilmu. Penyair berkata:
Kebahagian
hati terletak pada memakai sandangan
Tidak
mengantuk, jadi kuncinya ilmu terkumpulkan
Bukankah
kerugian, jikalau telah bermalam-malaman
Tanpa
manfaat umur berjalan
Jagalah
di malam hari, mungkin di sini tiba petunjukmu
Berapa
malam engkau tidur melulu
Sedang
umurmu ikut berlalu
Tidur dengan telanjang,
kencing dengan telanjang, makan dalam keadaan junub atau sambil bertelekan,
membiarkan sisa makanan berserakan, membakar kulit berambang atau dasun,
menyapu lantai dengan kain, atau di waktu malam, Membiarkan sampah berserakan
mengotori rumah, lewat di depan pini sepuh, Memanggil orang tua tanpa gelar
(seperti pak, mas, dan sebagainya.) membersihkan sela gigi dengan benda kasar,
melumurkan debu atau debu pada tangan, duduk di beranda pintu, bersandar pada
daun pintu, berwudhu di tempat orang istirahat, menjahit pakaian yang sedang di
pakai, menyeka muka dengan kain, membiarkan sarang lebah berada dirumah,
meringankan shalat, bergegas keluar masjid setelah shalat Shubuh, pergi ke
pasar pagi-pagi, membeli makanan dari peminta-minta, mendo'akan buruk kepada
anak, membiarkan wadah tidak tertutupi, mematikan lampu dengan meniup,
kesemuanya itu dapat mendatangkan kepakiran sebagaimana yang diterangkan dalam
atsar.
Dan Lagi : Menulis
dengan pena rusak, menyisir dengan sisir yang rusak, tidak mau mendo'akan bagus
kepada orang tua, memakai serban sambil berdiri, memakai celana sambil duduk,
kikir, terlalu hemat, atau berlebih-lebihan dalam membelanjakan harta,
bermalasan dan menunda atau menyepelekan suatu urusan semuanya membuat fakir
seseorang. Rasulullah saw bersabda : "Himbaulah datangnya rizki dengan
cara bersedekah.".
Bangun pagi-pagi itu di
berkahi dan membawa berbagai macam kenikmatan, khususnya rizki. Bisa menulis
bagus itu adalah pintu rizki. Air muka berseri dan tutur kata manis akan
menambah banyak rizki. Disebut dari Al-Hasan bin Ali ra.: "Menyapu lantai
dan mencuci wadah, menjadi sumber kekayaan".
Penyebab terkuat untuk
memperoleh rizki adalah melakukan shalat dengan rasa ta'dzim, khusu, dengan
menyempurnakan segala rukun, wajib, sunah dan adabnya. Demikian pula melakukan
shalat dhuha, seperti yang telah dikenal. Juga membaca surat waqi'ah, khususnya
di malam hari sewaktu orang tertidur; membaca surat Al-Mulk, Al-Muzammil,
Al-lail dan Al-insyirah; telah datang di mesjid sebelum dikumandangkan adzan;
selalu suci; melakukan shalat sunat sebelum shubuh; dan melakukan shalat witir
di rumah, lalu jangan berbicara urusan dunia sesudahnya dilakukan.
Termasuk penyebabnya
lagi, yaitu jangan terlampau banyak bergaul dengan wanita, kecuali bila ada
keperluan yang baik..
Jangan pula omong kosong
yang tidak berguna untuk agama dan dunianya. Ada dikatakan : "siapa yang
tersibukkan oleh perbuatan yang tanpa guna bagi dirinya." Maka yang
semestinya akan berguna menjadi terlewat darinya. "Bazarjamhar berkata:
"Bila melihat orang yang banyak bicara, percayalah ia telah gila."
Ali ra telah berkata :
"Bila telah sempurna akal pikiran, maka menguranglah ucapan."
Pengarang kitab berkata : kugubah syi'ir yang bersesuaian dengan ma'na
perkataan itu:
Jikalau
orang berakal sempurna, sedikitkan bicara
Bila
seorang banyak bicara
Dialah
tolol yakini dia
Lain
orang berkata :
Bicara
adalah hiasan, diam itu keselamatan
Bila
kamu berbicara, makanya jangan berlebihan
lantaran
diam, engkau menyesal, tapi sekali
karena
omong, kamupun menyesal berkali-kali.
Diantara perbuatan yang
menambah rizki lagi, adalah membaca do'a di waktu antar terbit fajar hingga
masuk waktu shalat. Do'anya yaitu : Subhannallahil wabihamdihi astagfirullahu
wa atubu ilaihi.
Artinya : (Maha Suci
Allah Maha Agung, Maha Suci Allah dan dengan pujin-Nya, kumohon ampunan dan
bertobat kepada-Nya) berulang 100 kali.
Setiap pagi dan petang
membaca do'a : Laillaha illallahul malikul haqqul mubin. (Tiada Tuhan selain
Allah, Raja yang Benar dan Maha Jelas) berulang 100 kali; tiap-tiap sesudah
pajar dan magrib berdo'a : Al-Hamdulillahi wasubhanallohi wala ilaha illallah.
(Segala puji bagi Allah, Maha suci Allah dan tiada tuhan selain Allah) berulang
33 kali. sesudah shalat shubuh membaca istigfar 70 kali; memperbanyak ucapan :
Lahaula wala kuwwata illa billahil a'liyyil a'dzim (Tiada daya dan kekuatan
melainkan dari pertolongan Allah yang Mha Mulya Lagi Maha Agung) beserta
shalawat Nabi saw.
Di hari jum'at membaca :
Allahumma agnini bihalalika a'nharomika wakfini bifadlika a'man siwaka (Ya
Allah cukupkan aku dengan yang halal dari yang haram, cukupilah aku dengan
anugrahmu daripada selain Kamu) berulang 70 kali; setiap siang dan malam, membaca
pujian : Antallahul a'jijul hakim antallahul malikul kuddusu antallahu halimul
karimu antllahu kholikul khoiri wa syarri antallahu kholikul jannati wan nari
a'limul ghoibi wasyahadati a'limus syirri wa akhfa antallahul khabirul muta'alu
antallahu kholiku khulli syai'in wailaihi yau'du kulli syai'in antallahu
dayyanu yaumiddinni lam tajal wala tajalu antallahu lailla hailla anta
antallahul ahadhus shamadu lam yalid walam yulad walam yakul lahu khufuwan ahad
antallahu laillaha illa antar rohmanur rohimu antallahu laillaha illa antal
khilikul bari'ul mushowwiru lahul asma'ul khusna yusabbihu lahu ma pissamawati
wal ardhi wahuwal a'jijul hakim. (Engkaulah Allah Yang Maha Mulya dan lagi Maha
Bijaksana).
Penambah Usia
Diantara sebab usia
menjadi panjang, ialah berbuat bakti, menyingkiri perbuatan yang menyakitkan
orang lain, menghormati sesepuh dan bersilatu rahmi. Demikian pula, di setiap
pagi dan sore selalu membaca : Subhanallahi milal mijani wamuntahal ilmi wamablaghar
ridha wajinatal arsyi wala illaha illallahu mil'al mijani wamuntahal ilmi
wamablaghar ridha wajinatal arsyi wallahu akbar mil'al mijani wamuntahal ilmi
wamablaghar ridha wajinatal arsyi. (Maha suci Allah dengan sepenuh mijan sejauh
ilmu sejauh ridha setimbang arasy, tiada tuhan selain Allah dengan sepenuh
mizan sejumlah ilmu sejauh ilmu setimbang arasy, dan Allah Maha Agung dengan
sepenuh mizan sejumlah ilmu sejauh ridha setimbang arasy berulang 3 kali)
Disamping itu, hendaknya
jangan menebang pepohonan yang masih hidup kecuali atas terpaksa, melakukan
wudlu dengan sempurna, melakukan shalat dengan ta'dhim, haji qiran dan
memelihara kesehatan.
Kesehatan Badan
Tiada boleh tidak,
seseorang harus tahu sebagian ilmu kesehatan, dan mengambil berkah dari
beberapa atsar mengenai kesehatan. Hal ini sebagaimana terhimpun dalam buku
Syaikhul Imam Abul Abbas Al-Mustaghfiri yang berjudul "Thibin Nabi
Saw." Buku ini bisa ditemukan oleh orang yang mau mencarinya.

0 Response to "Pasal 13"
Posting Komentar